Yang melayat tentu banyak. Sepulang melayat, sebagian mereka akan mampir di tempat makan yang enak dan mengusir kebosanan di perjalanan dengan bernyanyi-nyanyi.
Hari-hari setelahnya, namaku akan dijadikan guyonan sebagai hantu yang menghuni sebuah ruangan terpencil dan mengganggu mereka yang terlambat pulang.